Rabu, 24 Juni 2015

apa sih musik deathcore itu?




Deathcore merupakan turunan dari genre metalcore yang terinfluence oleh genre death metal. Musik yang beraliran dan bertempo sangat keras dan cepat ini terkadang melibatkan skill bermain alat musik yang tinggi.

Sebagai penikmat musik deathcore, ini menjadi kenikmatan tersendiri apabila mendengarnya. Pada awalnya saya gak tau sama aliran musik deathcore dan tidak terlalu suka tetapi setelah mendengarkan nya ternyata ada hal yang menarik dibalik trikan triakan itu, aku bisa sampai mengangguk-angguk kan kepala sendiri hehe
Walaupun menjadi sub-genre Metalcore, deathcore sangat dipengaruhi oleh aliran death metal modern dalam hal kecepatan, teknik vokal, blasting drum dan riff-riff gitar yang berat (disonansi). Geraman dan teriakan sudah menjadi tradisi yang lazim. Deathcore banyak memiliki waktu jeda dan riff-riff merdu yang biasa ada di aliran Metalcore. Deathcore memiliki perbedaan karakteristik dengan Death metal diantaranya Penurunan atau penaikan tempo ketukan, Breakdown dan lain sebagainya yang merupakan ciri khas musik Metalik Hardcore / Metalcore.

Deathcore merupakan penggabungan dua genre musik: metalcore dan death metal, maksudnya gabungan disini, mereka memfusionkan antara ketukan drum metalcore dan deathmetal, vokal growl ala death metal dan scream ala metalcore. ciri ciri band deathcore yaitu lebih mengedepankan breakdown. teknik vokal dan growl scream bersamaan. Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik dan ada juga yang bersifat agnostik seperti hardcore.
Gitar
Deathcore terkadang meng-stem gitarnya dari drop C sampai A (tergantung apresiasi musik itu sendiri). Biasanya tipe ritmik chord-chord pentatonik. Melodinya pun berkarakter, dari yang kromatik biasa sampai arpeggios. Dan memakai scale seperti Mohammedan, Arabian, Minor, Blues dan tergantung apresiasi musik itu sendiri
Drum
Hampir semua metal, drumnya selalu memakai double bass. Namun, Deathcore memiliki ciri khas tersendiri dalam teknik drum yang sering disebut blasting. Blasting adalah teknik menghentak snare lebih banyak ketimbang cymbal. Teknik Blasting itu sendiri sering muncul dalam musik-musik jazz dan Brutal Death Metal.
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar